Friday, December 23, 2011

single.

people tend to use so many excuses for their single status, I don't know why.
let me give you you some of the examples like, I'm single because..
"God has a beautiful plan for me" (ahh you gotta be kidding me, wake up buddy!)
"all guys are jerk!" (well hello.. aren't you? girls are jerk too, sometime.)
"he's just too perfect for me" (if he is too perfect for you, and you feel like you're not good enough for him, then why don't you let him go?)
"being too picky" (let me buy you a mirror. cause if you're really too picky, you won't complain, clear enough.)
"didn't seem to find the right one" (and you know what? you will never know unless you try sweetheart.)
"stuck with the past" (get off your butt! you're living for the future, not for the past!)
"insecurity" (find yourself a therapist! nobody's perfect, they're not perfect either.)
okay, whatever the excuses are, I don't care, they just sound so silly for me. cause I found a really hard time being in a relationship with all of those ridiculous guys who didn't seem to find any clue about their own lives. and now, I enjoy being single, free as a bird, free thinker, free to open up my mind, free to spread my wings, free to do things I always wanted to do, and free to be who I am.
I love my life today, and I don't feel like I want to spend any of my time with that "lost" kinda guy anymore. I'd like to see some others direction sometime, and not always be about me anymore :)

Tuesday, December 20, 2011

be strong my M. Dwiki :)

jangan sedih dico..
denger berita ayah kamu meninggal tuh bener-bener ngagetin banget, kaya shock therapy pas bangun tidur. aku kaget banget, karena emang baru kira-kira hari senin atau selasa gitu kamu bilang harus pulang ke temanggung karena ayahmu masuk rumah sakit karena sakit liver, dan hari kamis paginya juga aku bbm nanya keadaan ayahmu, kamu bilang kondisinya udah membaik, udah mulai segar, jadi aku pikir udah mulai baikan dan mungkin udah boleh pulang sebentar lagi. dan memang benar, beliau pulang..
sadar ngga sih dik semester ini kita deket banget? alesannya jelas.. karena banyak kuliah bareng, tugas bareng, dan berujung pada main bareng. dan sadar juga ngga sih? aku hampir selalu menghabiskan kuliah hari senin buat ceritain ke kamu semua kisah-kisah sampahku yang selalu kamu tanggepin dengan serius, dan saran-saran yang serius juga? aku baru sangat sadar waktu kamu bbm aku pas ayahmu meninggal dan kamu bilang tolong dengerin cerita-cerita sampahmu nanti.. iya aku baru sadar, dan aku langsung jawab dalam hati "yaiyalah pasti gw dengerin, ngga mungkin banget gw ngga dengerin lo dico.. selama ini yang dengerin cerita gw sama mas irfan siapa? selama ini yang dengerin cerita gw sama bagus siapa? yang selalu ngasih saran-saran yang bikin gw mikir, sampe ngasih jalan keluar terbaik, dan sampe ngetawain cerita gw sama garik siapa?" iya semuanya kamu yang dengerin, dengan detail, dan selalu ngasih saran yang masuk akal, dan juga selalu ngasih saran yang ngga asal ngomong aja.
what goes around comes around.
dengan kamu yang selalu jadi temen ngobrol sebaik itu selama ini, ngga mungkin kali aku bakal nyuekin, atau nganggep kamu lebay dengan ocehan-ocehan (yang kamu bilang) sampah itu, ngga mungkin. kamu baru aja kehilangan orang terpenting dalam hidup kamu, dan apa iya mungkin gitu, aku yang selama ini cuma nyeritain cerita-cerita remeh ngga penting itu bakal cuek sama kondisi kamu sekarang? ngga mungkiiinn.. cause that's what friends are for.
SEMANGAT ya dico! we're all gonna die eventually.. sedih sekarang gpp, yang penting inget aja, kita nih, temen-temen kamu, pasti bakal selalu ada buat kamu, kapan pun itu, pasti akan selalu ada buat dengerin ceritamu apapun itu (walaupun agak lebay) tapi bener kok hehe. aku tau sahabat terbaik kamu baru aja pergi, iya aku tau sahabat terbaik kamu, karena ayahku juga sahabat terbaik ku, dan aku kurang lebih tau akan gimana rasanya kehilangan sahabat terbaik itu, sedih aja gpp, tapi sahabat-sahabat kamu yang lain masih tetep ada kok, lebih tepatnya masih akan selalu ada buat kamu, kapanpun itu.
jadiii tetep SEMANGAT ya DICO!!!!! :)

Monday, December 19, 2011

happy birthday oma :(

I still remember it was like three years ago when we used to spend December together, and it was like three years ago when December used to be a very special month for three of us (me, mom, and oma). yes, it's our birthday.. me on Dec 3rd, oma on Dec 20th, and mom on Dec 25th, but now it's just two of us left, cause you're gone, in peace.
I have so many reasons to keep remembering every special moment we had together, its just so not easy for me to forget, you're just too important for me to be forgotten. and I don't know how many times I should tell you this; until today, I just can't believe that I can't see your face ever again, can't hug you either.
but I let you go oma, yes I do. I let you go in peace, and I know you were gone in peace.
happy birthday oma, I hope you're doing great up there.
dan semoga ade masih selalu bisa bikin oma bangga :)

Sunday, December 18, 2011

three years ago

I can't believe it was three years ago..
when I used to have strawberry milkshake almost in every restaurant
when I used to call all of my girls in Jakarta every night
when I used to have a chat (also) with my girls in Jakarta
when I used to call my long distance boyfriend (also) in Jakarta
when I used to feel so boring with my life
when I used to talk about my high school crush with my girls (all the time! LOL)
when I used to hang out til midnight with my boys
and I just can't believe it was three years ago when I found it incredibly hard to accept the fact that I should live in Jogja, cause I keep thinking that I don't belong here. but today, this place has turned out to be one of my favorite place to stay, the people are great, my friends are awesome, I don't know, in three years I started to love this place even more.
it's just I can't believe time goes real fast, 2012 is coming in two weeks, and I'll get older ever since.

Monday, December 12, 2011

Apa Kabar Pemping?

Kira-kira empat sampai lima bulan yang lalu (6 Juli - 20 Agustus 2011), kita para mahasiswa UGM ikut program yang namanya KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Kelurahan Pemping, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Kami sudah mempersiapkan banyak hal, banyak harapan, banyak mimpi, banyak agenda, tapi kami mungkin melupakan satu hal, realita.
Sesampainya disana, pada awalnya memang tidak ada yang special, sama saja, mungkin hanya sedikit perbedaan dengan rumah kami yang sebagian besar memang tinggal di kota, tapi tetap saja itu masih bisa disebut dengan rumah. Cukup besar untuk kami bersembilan (dan bersepuluh dirumah Tanjung Pana), dan sangat layak untuk dijadikan rumah tinggal sementara. Untuk rumah kami sendiri, segalanya serba ada, ruang tengah yang sangat luas, kamar yang bahkan cukup untuk berkumpul lima orang, dapur yang amat sangat luas dan nyaman, kamar mandi yang (dapat dikatakan) sangat nyaman untuk ukuran rumah di pulau itu, dan pemandangan dari teras depan dan belakang yang (mungkin) tidak bisa terbayarkan dengan apapun.
Tapi tidak, rumah kami memang tidak senyaman itu, tidak senyaman rumah kami saat kembali ke kota. Tapi apakah standar nyaman itu harus selalu sama dengan yang ada di kota? Ini memang terdengar munafik, tapi kami tahu, kami sendiri malu untuk terus menggunakan standar hidup di kota sebagai standar hidup masyakarat pada umumnya. Karena orang kota pada umumnya lupa dengan apa yang ada disekelilingnya, karena orang kota pada umumnya memilih untuk lupa bahwa kata tidak beruntung itu memiliki arti yang sebenarnya.
Dan rumah kami nyaman, walaupun tanpa listrik dan tanpa air, walaupun harus berjalan sejauh 3km hanya untuk mandi dan mendapatkan air bersih, walaupun harus rela kehilangan waktu pribadi, berbagi tempat, waspada saat hari sudah akan larut saat mandi, walaupun harus berebut mengisi baterai Hp, walaupun harus terus berdebat tentang air dan mencuci piring, walaupun terus mengeluh tentang makanan, walaupun terus mengeluhkan kebosanan, walaupun terus mengeluarkan kata muak, dan walaupun terdapat banyak sekali keluhan didalamnya, tapi kami tahu, bahwa rumah ini tidak akan pernah kami lupakan sampai kapan pun itu, karena disini kami menemukan keluarga baru, yang akan terus menjadi keluarga sampai kapan pun itu.
Pagi dan sore di Mongkol itu sangat indah, seperti melihat sekelompok anak SD yang sudah menanti-nantikan saatnya masuk sekolah karena akan bertemu dengan teman-temannya. Karena disana, kami tidak butuh hiburan yang tidak nyata, karena kami sudah mempunyai hiburan yang amat sangat nyata, yaitu rumah dan keluarga baru. Ya, mereka itu keluarga baru kami, dan kami pun keluarga baru.

Lucunya lagi, kami itu adalah tamu. Kami yang seharusnya membantu mereka menyelesaikan masalah mereka, justru menjadi tamu yang sudah selayaknya harus dijamu. Ini jelas sangat lucu sekali. Hampir satu setengah bulan disana, kami merasa sangat sia-sia, kami tidak melakukan banyak hal yang berarti, kami tidak memberikan suatu bentuk kemajuan yang berati untuk mereka, kami tidak memberikan satu peninggalanpun yang nantinya akan berguna bagi mereka dalam jangka waktu yang panjang, kami malu, ya jujur saja kami malu. Pelajaran yang mereka berikan pada kami sangatlah besar, bagaimana lebih menghargai hidup, menghargai apa yang sudah Tuhan berikan pada umatnya, menghargai segala segi kehidupan yang terkecil, menghargai hari demi hari yang kita lalui dengan kebahagiaan (dalam arti sesungguhnya), dan segala pelajaran lainnya yang tidak dapat disebutkan dengan kata, karena pelajaran itu memang sangat banyak, itu benar-benar banyak. Tapi kami tidak meninggalkan apa-apa, kami hanya meninggalkan cerita, dan kerinduan, ya itu saja.
Empat bulan berlalu dari KKN itu, kami dengar kabar bahwa sudah lebih dari sebulan listrik mati total. Coba dibayangkan, listrik mati total! Itu konyol dan menyedihkan. Mengapa itu konyol? Alasannya sudah jelas, saat kita disana Wakil Wali Kota Batam sering kali datang berkunjung untuk apapun alasannya, dan sangat tidak mungkin bagi pemerintah lokal untuk tidak mengetahui bahwa masih ada wilayah yang tidak dialiri listrik dan masih ada masyarakatnya yang DIBODOHI oleh BUMN NEGARANYA SENDIRI. Tapi apa yang mereka lakukan? Hanya kunjungan dan terus bicara berbagi mimpi. Kami rasa masyarakat Pemping sudah cukup bermimpi, masyarakat Pemping sudah bosan diajak bicara, dan masyarakat Pemping sudah muak untuk terus dibodohi. Ini semua konyol, mereka sungguh sangat tidak beruntung untuk menjadi bagian dari negara yang sangat konyol ini. Dan mengapa itu menyedihkan? Dengan kondisi seperti itu, masih banyak pihak yang ingin memonopoli uang-uang mereka, masih banyak pihak yang merasa kepentingan pribadinya lebih penting dibandingkan jika harus dibagikan pada mereka (yang memang membutuhkan), dan sangat menyedihkan untuk melihat para pemimpin mereka yang berdandan sangat gagah, rapi, dan wangi saat rakyatnya sendiri harus berebut makanan di depan mata mereka sendiri, dan hebatnya mereka merasa itu bukan masalah. Dan jangan pernah mengatakan BUMN itu ada untuk rakyat, karena BUMN justru ada untuk menyulitkan rakyat, karena BUMN itu hanya diperuntukkan untuk mereka yang ambisius, dan hanya untuk mereka yang berfikir tentang kekayaan mereka pribadi tanpa ada orang lain didalamnya. Itu menyedihkan, melihat orang yang hanya hidup untuk memikirkan diri sendiri, ya itu sangat menyedihkan!
Pemping bukanlah satu-satunya wilayah di Indonesia yang mengalami kasus menyedihkan seperti ini. Justru dapat dikatakan ini masih beruntung, karena masih banyak wilayah lain yang keadaannya jauh lebih buruk dibandingkan Pemping, ya, percayalah, jauh lebih buruk. Barangkali, tidak ada listrik lebih dari satu bulan itu jauh lebih baik dibandingkan tidak ada listrik seumur hidup. Tapi tidak ada yang baik dalam ketidak adilan, dan (Ayolah!) jangan berpura-pura lupa, jangan berpura-pura kalian semua tidak tahu apa yang terjadi disana, jangan berpura-pura dunia ini baik-baik saja karena melihat hidup kita yang sudah baik! Dunia tidak hanya berputar padamu, karena dunia juga berputar untuk orang lain, jadi berhenti menutup mata, hati dan telinga, dan berpura-pura tidak tahu bahwa saat kita merasa sebagai salah satu orang paling beruntung di dunia, ada berjuta-juta orang di belahan dunia lain di bumi ini yang merasa mereka adalah orang paling tidak beruntung di dunia.
Kami malu, jujur saja kami malu. Karena keberadaan kami pada saat itu disana tidak memberikan suatu bentuk perubahan nyata yang lebih baik terhadap Pulau Pemping, ya kami sangat malu. Yang membuat kami malu adalah, karena pada saat itu kami berhenti pada kalimat tanya ini "Tapi kami harus berbuat apa? Kami tidak punya cukup sumber daya." ya kami memilih untuk berhenti.
Terima kasih Pemping, untuk segala pelajarannya, untuk segala kenangan dan rumah asing terindah yang pernah kami miliki, terima kasih untuk segala bantuan dan sambutan hangatnya. Kami sadar, saat ini kami sudah hidup sangat bahagia di rumah kami masing-masing, dan seberapa besarpun upaya kami untuk melupakan kalian, keberadaan kalian tidak akan pernah hilang dari ingatan. Dan dari setiap hari indah yang kami lalui ini pun, kami tahu, bahwa kalian juga sedang melalui hari yang sama, namun dengan tingkat kebahagiaan yang berbeda. Terima kasih.

Saturday, December 3, 2011

21st.

finally reached 21st, Alhamdulillah. I couldn't say anything except Alhamdulillah, thank to God for still giving me such an incredible year to live in. honestly, there's nothing special about birthday, but there are several pictures I'd like to share, which quite made this common birthday into something a bit uncommon.
well usually I don't do this thing, but honestly this is the first time in my whole birthday record I got a.. what should we call this one? *LOL* fine, a cake and a rose (imagine that?) *sigh* but thank you anyway, I'll remember it, to remember again this is the first time for me.. thank you baguus, I don't know why you keep doing all the things I hate *deep sigh* but thank you so much :)
you again, finally showed up after that super long sleeping hours.. you did sleep like a dead man! but the (maybe) good thing is my friends like you a lot, so you could just showed up and join us. lucky you (again).

and thank you girls for being with me today, you guys are the best! love yoooouuuu :*

I just couldn't explain how grateful I am to be who I am today, God has showed me all of the greatest things in life for me to live in, I know I couldn't ask for more, cause all of these are way more than enough for me to ask.
thank you Bagus Firman Ramadhan, eventhough you are such a super horrible irritating annoying guy, but still just like you said, no matter how hard it is you won't ever giving up the war like you did two years ago.. fine, we'll see, no matter what this relationship called, thank you ;)
Dwi Prayogi Pangestu Ningsih, Rani Rustiana, you girls truly made my day! you know this college years wouldn't be any nicer without having you girls around, thank yooouu so much for always be with me :*
and last but not least Yenny Retno Mallany (temen kos). thank you for all of those life lessons you wished you never told me *laughing* it was such a great spirit in my life, here in jogja, also thank you for always be my good listener, and thank you for always be my friend :)
thank God for the perfect life, family, friends, great people around, and thank you for still letting me breathe til 21st, Alhamdulillah.

Wednesday, November 30, 2011

buku (tidak) penting.

buku-buku baru sudah dibeli, persis sesuai rencana, dan persis sesuai selera. dibeli dengan ibu, di toko buku terbaik yang ada di kota ini, dengan harga yang cukup baik, dan kualitas yang tidak perlu diragukan lagi. dan yang terpenting, buku itu dapat dipastikan dapat bertahan lama, dan tidak akan renta dimakan usia. tapi tetap saja, ada pilihannya, apakah kita ingin mengisinya terus, atau hanya akan mengisinya sementara lalu bosan? yaaa kita lihat saja nanti, diantara kami ada yang tidak suka menerka, karena terkaan hanya akan mengecewakan.
tapi sampai sekarang buku itu masih kosong, bersih, dan rapi seperti baru. kita tidak tau harus menulis apa untuk memulai, tidak ada ide, terlalu malas untuk berfikir, dan pada akhirnya aku memilih untuk berhenti berfikir. dan baiklah, tidak usah pusing akan apa yang akan ditulis, inspirasi akan datang pada akhirnya, dan siapapun yang akan mengisi buku baru itu nantinya, tak akan ada yang peduli, karena memang, itu hanya sebuah buku, tidak penting.

badai.

belakangan ini hawa panas semakin sering datang, semakin mengesalkan, dan semakin menyakitkan. diantara banyaknya hujan yang sebelumnya juga sering kali datang, rasanya panas kali ini terasa lebih berbeda, seperti merasakan serangkaian terik matahari yang terjadi bersamaan saat kita sedang rapi berbaris di lapangan. sedikit mengerikan, mungkin.
hanya membayangkan, kemana perginya badai? mungkin memang terlalu cepat untuk mencari badai, karena seharusnya akan lebih mudah untuk mencari hujan terlebih dahulu. tapi hujan sudah terlalu sering muncul, dan sama sekali tidak memberi pengaruh apa pun, bahkan tidak memberikan rasa yang berbeda. jadi mungkin untuk apa lagi ada hujan? untuk apa lagi menginginkan suatu proses perantara yang pada akhirnya tidak akan mengubah apa pun, tak akan ada yang rusak, dan juga tak akan ada yang menjadi lebih baik. jadi lebih baik langsung saja mempertanyakan keberadaan badai, kemana ya? apa pada akhirnya dia menyerah dengan panasnya kota ini, dan memutuskan untuk berhenti menghancurkan isinya, dan pergi mencari tempat lain untuk kemudian dihancurkan? atau dia hanya menunggu waktu yang tepat?
cukup sulit untuk memahami itu semua, seperti halnya melihat kebahagiaan orang-orang yang memilih untuk terus berdiri mencari nafkah di tengah-tengah teriknya matahari. aku hanya membayangkan, apakah mereka tidak merasakan panas seperti apa yang selalu kurasakan? apakah mereka tidak menginginkan adanya badai untuk datang? karena jika badai datang, maka akan banyak orang berkumpul dan akan semakin banyak kesempatan untuk mereka mendapatkan kebahagiaan lebih. aku tidak tau, mungkin hanya mereka yang tau bagaimana arti kata bahagia dalam konteks manusia, yang sesungguhnya.
hari ini pun cukup panas, ditemani langit gelap yang terus menyebar, dengan hujan yang seakan tak rela untuk langsung turun dengan banyaknya, maupun badai yang memang sudah seperti terlalu lelah untuk bekerja. bahkan kilat pun tidak ada, apa mungkin mereka semua terlalu lelah, aku juga tidak tau. rasanya seperti tertahan pada suatu kegiatan yang kita sendiri tidak tau kapan kegiatan itu akan berakhir. karena itu, aku sangat merindukan badai, yang dapat memperjelas keadaan. yang dapat dengan cepat merusak segala hal tanpa banyak basa-basi, karena.. ya, siapa perlu basa-basi?
tapi mungkin badai sudah terlalu lelah membaca situasi, sudah terlalu lelah mencari celah untuk masuk dan beraksi, dan sudah terlau lelah untuk kembali merusak dan dibenci.

Sunday, November 27, 2011

wake up call!

"The dictionary is the only place that success come before work. Hard work is the price we must pay for success. I think you can accomplish anything if you're willing to pay the price." Vince Lombardi.
and it does feel like a wake up call for me. I still have so many dreams to reach, so many years of life to pursuit, but less time to prove my parents that I could make them proud someday. so I won't waste any more time, I know I should try my hardest in order to make myself willing to pay the price.

where were you?

I'm still here, trying to catch the air. where were you? it's been awhile since you left. I was wondering what were you thinking back there? things are getting so damnly insane, yeah I know, I can see it now. but still, where were you? don't get me wrong, I'm just asking.
the sun shined too shiny lately, makes it hard to relax. when I was busy thinking about my thesis, my friend's thesis, well no yeah I lied, I was busy thinking about you. and you know, I don't really like the sun when it shined too much, and when it made me sweating as hell. so.. it's not really a good combination.

and I don't know what's wrong with me, like honestly *laughing* I'm bad at it. but like you know, I was just trying to explain what (I think) I feel, well maybe the right word to say is.. I thought of feeling those sentence I wrote. and now I know I screwed *laughing* you must be confused reading this post, me too *shy*.

Friday, November 25, 2011

change.

a wise woman once told us that "My very top priority is for people to understand that they have the power to change things themselves." wondering who? yes, she is Aung San Suu Kyi.

I keep remembering those words she said, cause I think its true that every each person on earth should remember that they have the power to change things themselves. and we are the women, also have the equality, and also the ability to change things ourselves. we have to use the phrase 'depend' into independent, instead of depending on someone.
I mean, for people in our age, what else can we do? you think we can, or we use to keep asking someone to lead our way? or have things done by others? or keep asking someone to tell us what to do with our own future? no, it's not young lady. today, things have changed, we are the one who should lead our own way, we are the one who should tell ourselves what to do with our lives, and we're also the one who must do all of our things on our own. cause we are the only person on earth, who is responsible with ourselves, our own lives.

so, I didn't ask any of you to change my life, cause I already have the courage and the power to change things myself.
*or maybe just keep it, maybe I'm gonna need it later :p*

positive and negative.

aku masih terjaga, memandangi layar terang ini, dengan memikirkan banyak hal, tapi tak tau harus memulai dari mana. terlalu banyak kata, terlalu banyak cerita, dari yang terbaik, sampai yang terburuk, tinggal pilih saja, nanti aku yang bicara.

mungkin mulai dari yang terbaik.. kemarin aku menonton berita, tentang keluarga baik, yang merelakan sisa hidupnya untuk tinggal bersama sekumpulan orang gila yang terbuang di jalanan. sedihnya, mereka harus menetap di sebuah bekas terminal dimana banyak tempat-tempat sisa ruko yang sudah terbengkalai, tak digunakan lagi oleh pemiliknya. apa kalian pernah terbayang? orang gila yang sering kali kita anggap mengganggu pemandangan kita itu, diambil dan dipelihara oleh sekelompok orang, yang tergerak hatinya pertama kali, saat melihat ada orang gila yang memakan sisa makanan di tumpukan sampah. jika kejadian itu terjadi dengan kita, hal pertama yang ada dikepala pastilah rasa jijik. tapi mereka tidak, yang dilakukan setelahnya adalah membangun suatu yayasan kecil-kecilan, dan merangkul mereka semua, menjadi satu keluarga.
itu sangat menyedihkan sekali untuk berkaca pada diri sendiri, yang dengan bodohnya selalu mengeluhkan panas, saat AC selalu siap menyala. yang selalu mengeluhkan isi dompet, saat selalu tau ada orang yang akan selalu siap mengisinya. yang selalu mengeluhkan keadaan, saat dirinya sendiri pun tau tidak ada masalah yang berarti. dan yang selalu lupa bersyukur, saat sudah tak terhitung lagi berapa nikmat yang didapatkannya.
maka terus belajarlah Astrina, bergunalah bagi orang lain, agar orang lain dapat lebih berguna nantinya.

dan sekarang yang terburuk.. aku tidak tau harus menyebut ini buruk atau sedang atau biasa saja. aku bahkan tidak dapat menjelaskannya secara gamblang dan jelas. segalanya terlalu rumit, aku tidak mengerti. teruslah menjelaskan, jangan pernah lelah untuk berbicara, karena badai ini tak akan reda, jika panas tak kunjung tiba.

Sunday, November 20, 2011

jawaban.

kami terus membuka kembali buku-buku tua itu, membacanya ulang, dengan amarah dan rangkaian tawa. banyak hal yang tersimpan disana, kenangan-kenangan bodoh, gambar-gambar lucu, perilaku-perilaku tidak berguna yang hanya akan mengakibatkan malu nantinya, dan segala hal lain yang membuat kami terheran-heran bagaimana itu semua dapat kami lakukan. dan kami hanya duduk bersandar di lantai, berusaha menahan gabungan emosi dan tawa melihat itu semua, karena buku-buku itu benar-benar telah berhasil membawa kita melewati suatu fase waktu berfikir yang dulu sempat terlewatkan, yaitu masa introspeksi.
dan seperti halnya video, kami memilih untuk memutar kembali itu semua, berusaha menyelesaikan masalah-masalah yang menurut kami dulu belum sempat terselesaikan secara tuntas. dan lucunya, suara bising itu kembali ada, persis seperti apa yang dijelaskan dibuku itu, kebisingan itu kembali ada, cacian itu kembali mengudara, dan air mata itu pun kembali melakukan tugasnya. dan kami tetap bersandar di lantai, dengan kondisi badan yang mulai mendingin dan memanas, namun satu hal yang perlu diperhatikan, kami justru duduk semakin dekat. dan saat tersadar, sang wanita berkata..
"jangan lagi mendekat, jangan lagi ada sentuhan. aku sudah terlalu muak dengan hidupmu yang palsu tanpa perubahan."

dan sang lelaki pun menjawab "jika kau memang terlalu muak dengan itu semua, lalu mengapa memulai? lalu mengapa kita ada disini sekarang? memandangi buku-buku tua ini bersama? mungkin kau bukan muak terhadapku, tapi kau muak dengan perbedaan, dan perubahan yang tidak sesuai keinginanmu."

dan sang wanita pun terdiam, terlalu lelah untuk mengulangi perkataan yang sama yang sudah diucapkannya beberapa menit yang lalu. dan dalam diam pun dia berfikir, apa sebenarnya yang sedang dipikirkan dan dingiinkannya dalam hidup ini? semuanya berjalan terlalu mudah baginya, terlalu rapi, dan mengapa saat bertemu yang sangat jauh dari keinginannya dia terus memaksa untuk terus kembali dan kembali? orang itu pasti sangat hebat untuk dapat membuatnya berhenti berfikir tentang kebosanan dan terus ingin kembali.
namun karena kesabaran yang sudah mulai habis, lelaki itu pun kembali berkata..
"jangan hanya diam, kau bukan megawati yang punya anggapan bahwa diam itu emas, emasmu adalah berbicara, jadi ayo, keluarkan suaramu. sejak awal aku tau kau tidak terlalu menginginkan ini semua? tapi mengapa terus memulai? mengapa harus terus memikirkan kesenanganmu sendiri tanpa ada pikiran tentang perasaan orang lain di dalamnya? kau selalu lari seperti ini, karena itulah salah satu bentuk konsistensi yang berusaha kau tunjukkan padaku."

dan sang wanita pun tetap diam, masih terlalu lelah untuk berkata. dia hanya melakukan percakapan dalam hati, dia hanya ingin menajwab dalam hati "kau itu bodoh atau apa? jika yang kau maksud itu adalah aku yang selalu berusaha lari tanpa pemanasan, lalu untuk apa aku membuka topik tentang ini? mengapa aku harus mau mengahbiskan banyak waktuku untuk hanya berdua bersamamu membahas permasalahan-permasalahan lalu yang aku sendiri tak tau kapan akan berakhir? kau itu terlalu cepat, dan terlalu sering menutup matamu untukku, karena yang kau inginkan dariku hanyalah keberadaan fisikku, bukan perilaku, suara, terlebih pola pikirku. kau pikir untuk apa aku disini, kalau aku sudah menganggapmu tidak penting? bodoh." tapi itu semua tidak pernah keluar, ya, wanita ini sudah benar-benar terlalu lelah untuk berkata.

dan lelaki itu pun pada akhirnya terlalu lelah untuk terus berucap, yang membuat sang wanita pun menyerah dan mulai bersuara..
"baiklah, kita tidak bisa terus melihat buku-buku tua ini, aku sudah terlau kesal untuk terus menyimpannya, karena suatu saat aku akan kembali mengambil dan membacanya lagi. aku sudah muak, bosan, aku ingin membeli buku baru saja."

dan sang lelaki pun menyela "aku kira aku sudah menawarkan itu dari awal, kau ahli dalam memilih buku, dan sering kali kau pergi ke toko buku, hampir semua toko buku di kota ini sudah kau singgahi, mengapa tak juga kau pilih?"

dan sang wanita pun menjawab, berharap ini merupakan jawaban terakhir dan tidak mendapat lagi pertanyaan lanjutan lainnya..
"aku tidak ingin membeli buku baru yang di kemudian hari aku sesali lagi, karena rupanya yang sudah tak up to date lagi, atau harganya yang tidak sesuai isi dompetku. aku ingin buku yang terbaik, akan nanti aku dapat mengisinya dengan semangat dan suka cita, karena hanya dengan melihatnya pun sudah meningkatkan kreatifitasku."

sang lelaki kembali menyela "jadi maksudmu? aku tidak mengerti."

*tarik nafas panjang* sang wanita pun menjawab "aku ingin buku yang tebal, mempunyai gambar-bambar yang menarik, memberikan bonus sticker, dan harganya mahal, karena aku sangat percaya dengan kualitas barang mahal. jadi aku ingin berkonsultasi dulu dengan ibu, aku ingin menunggu ibu datang dan menemaniku ke toko buku untuk memilih mana buku yang terbaik. aku percaya pada seleranya, dan pilihannya selalu membuatku lebih bahagia dan lebih tenang."

dan ternyata lelaki ini tidak puas "aku sangat percaya pada seleramu, mengapa tak kau sendiri saja yang membelinya dan meminta uang setelahnya? kau punya pilihanmu sendiri kan pasti? aku tau kau cukup baik, kau sebenarnya sudah punya pilihan sendiri kan?"

dan dengan sangat lelah wanita itu menjawab "iya aku memang sudah punya pilihan, dan aku juga menginginkan keberadaan buku baru, karena aku sudah benar-benar tidak mempunyai sisa semangat untuk terus bergulat dengan buku-buku tua ini. tapi aku masih tidak yakin, aku takut saat aku membeli nanti aku justru menyesal karena sudah membuang-buang uangku untuk sesuatu yang tidak ku butuhkan. sehingga aku butuh ibuku, satu-satunya orang yang dapat membuatku yakin dan tidak larut dalam penyesalan."

dan dengan kecewa lelaki ini berkata "baiklah jika itu maumu, beri tahu aku segera setelah kau memilih buku baru dengan ibumu, dengan apapun caranya."

wanita itu hanya mengangguk, diam.

kami merasa sangat bodoh, dipermainkan oleh cinta, buku-buku tua, dan ego kami masing-masing. dan saat kami sudah tidak berada di lantai, ada banyak pertanyaan yang berada di benak masing-masing, yaitu kapan ini akan berakhir? kapan kami akan hidup damai tanpa amarah yang membayangi? akankah kami benar-benar berubah suatu saat nanti? dan kapan buku ini akan benar-benar siap digantikan oleh buku yang baru?
belum ada jawaban. dan kami tidak akan menggunakan usia sebagai alasan mengapa jawaban itu tak kunjung datang, kami sudah cukup dewasa untuk hanya memilih buku yang tepat, permasalahan hanya terdapt pada keyakinan, bahwa buku tua itu harus benar-benar disingkirkan.
baiklah, toko buku adalah tujuan, tak perlu berlari, karena kami pasti akan bertemu lagi setelahnya.

selesai perkara.

badai itu datang, seperti rangkaian hujan panjang yang tak terputuskan. aku hanya memandangi, duduk di tempat yang berbeda, dengan perasaan yang sama. namun, badai kali ini tidak terlalu mengesalkan, sepertinya aku sudah menantikan badai ini sejak lama. mungkin sejak aku merasa muak dengan panasnya kota ini, sehingga badaipun terasa menyenangkan. seperti melihat nyanyian hujan ditemani sunset orange yang selalu kusuka, dan aku tau, itu tak tidak nyata. ya, tidak nyata, karena aku tidak benar-benar senang.
aku tidak kesal terhadap badai, yang aku kesalkan adalah panasnya kota ini yang terus saja datang bermunculan dengan sangat teriknya, tiada akhir! haaaaahhh sungguh melelahkan, mengganggu konsentrasi, mengganggu produktifitasku, mengganggu hariku. dan saat badai ini datang, rasanya seperti aku melihat harapan, untuk bisa lari, untuk mendapatkan kembali energiku, mendapatkan kembali semangatku, dan mendapatkan kembali hariku.
ada pertanyaan bodoh yang ada dikepala yang mungkin juga bodoh ini, apakah aku harus menyalahkan Tuhan dengan panas yang diberikan ini? atau aku harus menyalahkan matahari yang terlau bersemangat memberikan sinarnya? atau sebenarnya akulah yang terlalu bodoh untuk terus tinggal di kota ini dan terus menikmati panasnya? ataaaauu.. ahahahahahahaha tau apa yang aku tertawakan? aku menertawakan kebodohanku sendiri dengan terus mengeluhkan panas. karena jawabannya sudah jelas, aku yang memilih untuk terus tinggal dan menetap disini, dengan melewati proses penyesuaian yang sangat lama, dan disaat aku sudah mulai terbiasa dan senang untuk ada disini, yang aku keluhkan justru sesuatu hal yang bodoh dan tak beralasan. karena panas ini tidak akan sampai membakarmu, panas ini tidak akan sampai membunuhmu, kamu hanya perlu terbiasa olehnya.
aku tau, badai ini mungkin jawaban. bahwa selama ini, manusia hanya terlalu sibuk memikirkan kepentingan dan keuntungannya sendiri. ya, seperti badai, yang tidak perduli apa yang akan diakibatkan oleh keberadaannya nanti, sehingga yasudah, aku akan memakan kalian semua, dan setelah itu terjadi, cukup panggil aku dengan nama musibah, dan selesai perkara.

Saturday, November 5, 2011

life.

hello sunshine :)
today is new, even though..
the sky will always be blue,
sometimes it turns to gray when it comes to rain,
but it will stay out blue after all.
and today is new, even though..
this life won't always be light,
sometimes it turns to dark when it comes to fall,
but it will stay out strong, even through the storm.

Friday, November 4, 2011

menjadi katak

aku hanya terdiam menunggu pagi. pagi ini terasa sedikit special, karena aku ingin mengetahui apakah semua perasaan yang sedari kemarin berkecamuk di pikiranku masih ada, atau pada akhirnya memilih untuk pergi dan kembali lega? aku ingin sekali menghabiskan banyak waktu untuk tidur, tak tau untuk apa, tak tau apa manfaatnya, aku hanya ingin waktu sedikit cepat berjalan, sehingga semua dapat cepat terlewatkan. dan jika aku sudah bosan dengan tidur, mungkin akan lebih baik untuk segera pergi untuk sementara dari kota kecil yang sudah terlalu penuh kuisi ini.
iya, kota ini sudah terlalu penuh. aku sudah sedikit sesak di dalamnya, kota ini sudah terlalu penuh terisi kenangan, hampir di tiap sudutnya aku dapat mengingat sesuatu, hampir di tiap sudutnya, terdapat aktor baru. aku hanya ingin sebentar pergi dan melupakan itu semua, dan saat kembali dapat melihat sesuatu yang sama sekali baru. aku sudah bosan melihat kenangan-kenangan itu, aku juga tak mengerti mengapa mereka tetap disana, bukan justru pergi entah kemana.
mengingat semua ini, sama halnya dengan mendengar suara katak, yang hampir setiap hari menemani sepinya rumah ini. mereka tidak pernah berhenti bersuara, mereka tetap selalu disana, dengan suara-suara yang sama, mereka selalu disana, tak pernah berubah. dan aku ingin kota ini menjadi seperti katak, aku ingin bagian tertentu dalam hidupku menjadi seperti katak, dan aku ingin esok pagi semua kegelisahanku di pagi hari sebelumnya hilang dan selanjutnya berubah menjadi katak. karena aku terlalu lelah dengan perubahan ini, aku lelah untuk mencari tempat dan suara baru.
tolong biarkan yang saat ini tetap menjadi saat ini, aku sudah terlalu lelah membenahi hati dan pikiran ini dengan sesuatu yang terus saja baru.

Thursday, November 3, 2011

pagi yang aneh.

pagi ini terasa aneh, untuk melihatmu kembali berbicara, dan terlebih untuk kembali melihatmu duduk disana. selalu duduk di posisi yang sama, dan benar-benar tak tau harus berkata apa. aku dengan segera mencoba memutar kembali seluruh ingatanku atas apa yang sudah kupersiapkan semalam untuk dikatakan, namun ternyata sia-sia, mereka sudah melebur, terbang, entah kemana. aku benar-benar kehabisan kata-kata, kehilangan semua rasa dan ingatan yang sudah kusimpan baik, dan rapi sebelumnya. aku ini sedang mencoba untuk memperbaiki keadaan, memperbaiki keadaan, ya, dan mengakhiri yang sudah berakhir. walaupun sekali lagi aku sadar, aku telah mengatakan dan melakukan sesuatu yang lagi, aneh.
tiada hentinya kuberikan senyum dan tawa tanpa arti ini, aku tidak akan menyalahkan kebingunganmu, karena aku sendiri pun tak tau pasti apa arti semua senyum dan tawa itu, bisa jadi itu semua hanyalah ungkapan dari kebingunganku atas apa-yang-seharusnya-aku-katakan-sekarang? yang akhirnya aku putuskan untuk membiarkanmu bicara pertama, karena seperti halnya menulis tugas, kita perlu kata awalan untuk kemudian dilanjutkan menjadi sebuah laporan. walaupun kau bicara dengan terbata-bata, tapi aku bisa menangkap bahwa kau juga sama sepertiku, kehabisan kata-kata (tertawa). tawa ini baru tawa sesungguhnya, aku menyadari kebodohan kita yang dapat seyakin itu sebelumnya bahwa kita masih memiliki banyak kata-kata yang, hmm mungkin penggunaan kita kurang tepat, aku, mungkin lebih tepatnya.
hanya satu jam, ya, seperti lagu itu 'satu jam saja' (tertawa). tak banyak yang terucap, sebagian besar hanya kata-kata tidak jelas yang berusaha dengan keras menjelaskan bahwa semua ini telah benar-benar berakhir, dan kehidupan ini, kehidupan kita sudah sangat berubah sekarang. tidak ada lagi kelanjutan kisah yang dulu, tidak ada lagi persiapan-persiapan, atau tulisan dan lagu-lagu pilihan yang mewarnai hari-hari ini. iya, tak banyak memang, sehingga satu jam kiranya sudah menjadi sangat cukup bagi kami untuk menghabiskan pagi yang aneh ini bersama.
harapanku hanya satu, jangan ada lagi penyesalan, jangan ada lagi amarah, jangan ada lagi pertanyaan, jangan ada lagi prasangka-prasangka, dan jangan ada lagi harapan. sedihlah saat kau pikir kau harus sedih, tapi aku tau kenyataan ini tidak akan lagi membuatmu sedih, karena dunia akan terus berputar, dan akan terus membuat kita semakin pintar. kerelaan dan ingatan akan datang dengan sendirinya, waktu ini akan mengajarkanmu banyak hal penting, banyak hal yang kurasa tak pernah kau bayangkan sebelumnya. hari baru itu telah benar-benar datang, aku yakin tidak satu dari kita yang akan menyesali kedatangannya, karena ini hanya bagian kecil dari pelajaran, yang suatu hari akan menjadi kenangan yang menyenangkan.

terima kasih untuk pelukan terakhir itu, mungkin sekarang akan terasa lebih mudah untuk melepasmu :)

Saturday, October 29, 2011

questions.

we're not talking about the ability that people should have to be a leader, but we're talking about the responsibility that should be the key to every single person on earth who wants to be a leader. seriously, my country has always amazed me with all of those incredible people out there who think they could be a really good leader by making themselves richer. I was like, what would you do with all of those money you had? was it really what you need? was it really what you want to made yourself happy? and was it really made you feel happy by feeding yourself and your family with all of those dirty disgusting money and let so many people suffered to death?
oh come on, just let someone, or just let yourself ask you one important question about all these inappropriate life you've made (I do realize that the word inappropriate is not really the right word to explain what they've done, but I think even the youngest sister of mine knows exactly what the word inappropriate means), don't you feel guilty of what you've done?

aneh

aku sedang berada di titik dimana aku hanya ingin diam dan membayangkan apa yang akan terjadi nanti, di kemudian hari, di suatu waktu, yang aku sendiri tak tau kapan waktu itu, dan apa harapanku. aneh memang, seperti melihat banyaknya manusia yang memperebutkan sesuatu yang sudah tidak lagi menjadi miliknya, namun masih belum rela untuk melepaskan hal itu begitu saja, yang aku yakin, mereka juga tidak yakin apa alasannya. ya, sama anehnya.
tidak perlu pergi untuk percaya, tidak perlu bukti untuk yakin, dan tidak perlu maaf untuk bertahan. karena semua itu terlalu fana, mata ini tidak selalu melihat yang sebenarnya, telinga ini tidak selalu mendengar realita, dan hati ini tidak selalu merasa yang sesungguhnya. jadi cukup bayangkanlah, sehingga kita tidak perlu menjadi bodoh untuk terus menerka, karena semua hanyalah bayangan yang ada di pikiran.
yahh.. paling tidak kekuatan pikiran terbukti selalu lebih baik dibanding kekuatan hati.

Friday, October 28, 2011

sick!

aku tidak sedang berbicara tentang bagaimana kayanya negeriku, yang rakyatnya banyak yang mati karena kekurangan gizi. aku tidak sedang berbicara tentang bagaimana hebatnya para pemimpinku, yang semakin hari semakin pintar menanam kekayaannya sendiri. aku juga tidak sedang berbicara tentang bagaimana pintarnya orang-orang penting itu, yang terus membiarkan daftar panjang angka buta huruf di negerinya sendiri.
tapi aku sedang berbicara tentang betapa muaknya diriku melihat orang-orang yang mengaku penting itu, mengeruk segala keuntungan bangsa ini untuk dirinya sendiri. aku sedang berbicara betapa banyaknya orang-orang yang dirugikan dan mati sia-sia karena ulah tolol para pemimpinnya yang selalu merasa mereka yang paling pintar. dan aku sedang berbicara mengenai betapa muaknya aku untuk terus berada di dalam negeri para penipu dan pencuri harta rakyatnya sendiri.

Friday, October 14, 2011

doubt.

"Doubt can be a bond as powerful and sustaining as certainty. Even if you feel certainty, it is an emotion not a fact."
its not about dealing with the reality that probably doesn't want you to be here, or dealing with the fact that you shouldn't have to be here.
maybe you should really have to stop talking, cause it confused me even more. are you talking about the real thing, or you're just goofing around trying to make some jokes?
I used to be so sure almost about e-ve-ry-thing, but now, about this one, I use to say.. yes, maybe I started to feel doubt.
so.. fine, I'll stop talking and find the fact in reality.

Thursday, October 13, 2011

religion

"what is your religion?"
my mother told me that it's inappropriate to ask people about their religion, I didn't believe it at first, but now I know that it was a billion percent correct.

buat gw, agama, kepercayaan, dan apapun yang berhubungan antara manusia dengan Tuhannya itu adalah masalah pribadi, it's absolutely privacy. apapun yang berbau SARA, itu nggak seharusnya jadi konsumsi publik, atau jadi urusan publik. why? because it's sensitive, and it's none of your business. karena saling menghormati itu sangat, sangat berbeda dengan ikut campur. honestly, I hate to talk about religion, just mind your own business, and stop bothering people about what they should do to their God, it has nothing to do with you (who called yourself the hand of God).
I do feel so ashamed of my country to let those kinda people and group ever exist.

Wednesday, October 12, 2011

imperfection

"there is no such thing as imperfection, everybody is perfect, it only depends on how we see it."


ask yourself, why do you want to be perfect? then look around, and ask what perfect is?
life lessons are everywhere around, you don't even have to be so sensitive to realize.

hari ini kebagian jadwal jaga museum, karena Taman Budaya lagi rame karena ada acara pertunjukan dan lomba dari anak-anak SLB dari seluruh Indonesia. awalnya sih gw kira ngga ada yang special, karena gw kira anak-anak SLBnya cuma nonton doang, tapi ternyata mereka yang pentas, mereka yang orang bilang tidak sempurna itu mulai ngelakuin suatu bentuk kegiatan yang biasa orang normal lakuin. mungkin ini akan kedengeran bodoh, tapi gw bener-bener baru tau kalo SLB itu nggak cuma buat anak-anak keterbelakangan mental aja, tapi juga buat mereka yang diffable (diffable mulai digunain untuk menyebut anak-anak dengan kebutuhan khusus, karena dirasa tidak sopan untuk menyebut mereka cacat). mostly mereka nari dan main alat musik tradisional gitu, mereka didandanin total (ya persis kaya orang mau pentas). yes, they did nothing to me. but it's not about doing nothing or something, it is about dealing with my thought about being perfect. cause now I do realize that every person has a right to be a person, a perfect human being, and everybody should respect that. dulu banget, gw takut dengan keberadaan mereka, karena gw pikir mereka akan ganggu gw dan membuat keadaan jadi ngga nyaman. tapi cuma dari ngeliat kejadian tadi sebentar aja, then I know I was a jerk! they don't deserve a person like me. cause that kind of judgement is so not fair for them, they never wanted to be one, everybody wants to be perfect and so do they.
and another amazing thing about them is >> selama gw jadi guide di Museum Anak Kolong Tangga, jelasin ke anak-anak segala macem umur, sampe jelasin ke orang asing, dari mulai pake bahasa Indonesia, Jawa abal-abal, bahasa Inggris, sampe pake bahasa anak-anak yang gw ngga tau apa artinya.. baru tadi gw liat pengunjung museum paling semangat dengan tingkat keingin tahuan yang sangat tinggi, iya sangat tinggi. and you know what? they can't speak, they also can barely hear your voice, you have to scream first to notice them that you're around, yes they're deaf. tapi gw sangat bisa liat kalo mereka sangat seneng dan semangat untuk liat-liat semua koleksi yang ada di museum, dibaca satu-satu, lari-lari kalo liat mainan yang disuka. it may sounds simple for other people, but it really meant something to me. you know why? just don't judge people from the outside, cause you can barely see anything from there, judge them from being who they are, and what's in it.

stop making a joke about them, it's not funny at all.
everybody deserves to be perfect, and so do they.

Friday, September 30, 2011

goyah

mengapa goyah? aku tidak sedang belajar untuk mengerti apa itu keteguhan, dan aku pun tidak sedang mencari arti apa itu keyakinan. aku hanya sedang menjalani apa itu perjalanan, waktu dan tempat dimana pada akhirnya kita akan mengerti, apa itu kebenaran. tak ada penyesalan, ya, tak akan ada penyesalan. semua yang terjadi, ada karena pilihan, dan kesalahan hanya akan membuat kita belajar, ya, saat itulah kita harus belajar.
aku tidak sedang mengajarimu bagaimana untuk tidak menjadi goyah, atau bagaimana untuk tidak terus menyesal. karena aku bukanlah Ghandi, yang mempunyai seluruh kebaikan hanya untuk mengajak orang mencari kebenaran, karena aku bahkan belum tau apa itu kebenaran. aku berusaha berhenti mencari keyakinan, atas semua badai yang ada, karena aku tak percaya kebaikan hujan, yang kadang membawa kebaikan, namun seringkali membawa bencana. dan mungkin mereka benar, akan menjadi lebih mudah percaya pada badai, karena dalam badai yang ada hanya kesulitan, tak ada kebaikan, ataupun kesenangan. jadi tak perlu lagi goyah, untuk mencari apa itu kebaikan, yang tersirat dalam kebenaran.

Wednesday, September 28, 2011

buta

berhentilah meminta, kau tau kau tidak buta. kau membuat seluruh cerita terlihat seperti malam, gelap, suram, dan mengerikan. aku mencoba memberi cahaya, dengan apapun caranya, apapun yang kubisa, dan kau minta. aku tak sedang duduk berdiam menunggu suara, aku tak sedang melamun termenung menunggu cahaya, aku sedang berusaha bergerak menunggu upaya, upaya melihat cahaya, yang selalu ada dihadapan. jadi tolong, berhentilah meminta, aku tidak sedang memohon, atau mengharap untukmu bisa melihat, karena bukan aku atau orang tuamu yang membuatmu buta, tetapi kau sendiri, yang memilih untuk menjadi buta, dan berhenti mencari cahaya.

Wednesday, September 21, 2011

mati

jangan berteriak, aku lelah dengan kebisingan. bahkan aku terlalu lelah untuk bertanya, mengapa kau terus berteriak? kadang dunia ini terlalu sulit untuk mereka yang bahagia, untuk mereka yang seharusnya bahagia, namun sulit untuk mengerti apa arti kebahagiaan. melihat mereka terus berteriak itu seperti melihat tanah yang semakin kering tanpa hujan, seakan kosong, tak berguna, dan tak ada harapan. coba tanya mereka apa jawabnya? maka akan terdengar banyak suara yang menyalahkan Tuhan karena tak kunjung memberikan air, melalui hujan. dan mungkin itu benar, karena mereka mati, tanah tak dapat berbuat apa-apa untuk membantu dirinya sendiri menjadi gembur, sekali lagi, itu semua karena tanah itu mati.

another 22nd (1)

no matter how far we ran, and no matter how long we're apart.
I know it'll be such a hard days in front of us,
but at least for now we know we'll through it all together.
thank you for letting me in again, Bagus Firman Ramadhan :)

Friday, September 16, 2011

100 days


it's been a hundred days since you're gone.

and I've done so many things in those hundred days. when I came home, I thought you'll be there waiting for my story, but you're not, you're not there anymore.

I remembered the time when I realized that you'll be gone sooner or later, but somehow I just can't believe that day had passed. you were already gone a hundred days ago.

rest in peace oma, we're all here missing you so much, and we hope you got your best place up there. I love you oma, see you later :)
Published with Blogger-droid v1.6.8

Monday, September 12, 2011

ina (2)

don't ask me too much, it makes me loathe. and don't push me too hard, it makes me sick.

you know exactly that I didn't ask you to lead my way, cause I already have my own direction.
Published with Blogger-droid v1.6.8

ragu

hidup itu pilihan, jelas.

ragu, ada kalanya manusia itu hidup dalam keraguan. kenapa? mempunyai pilihan itu menyenangkan, tapi untuk memilih itu jelas (kadang) menyulitkan. maka dari itu, muncullah ragu.
tapi tau apa yang aneh? diantara semua pilihan yang ada, manusia lebih cenderung memilih keraguan, dibanding kepastian. lucu memang, tau salah siapa? tanyakan diri kalian sendiri siapa yang harus disalahkan.
mengapa memilih ragu? karena takut? karena belum berani memilih? karena belum siap? tidak akan ada cacian, tidak akan ada makian, tidak akan ada kata-kata yang memojokkan, yang diperlukan hanya cermin, untuk melihat, apakah kita sudah cukup memilih untuk yakin, atau masih hidup dalam keraguan.
Published with Blogger-droid v1.6.8

Friday, September 9, 2011

letter to a friend

just finished an emotional conversation with my high school friend. I mean it emotional, for her, but it also teached and meant a lot to me.

Ayesha Tiara Putri. gw tau hidup ini mungkin berat banget buat lo, gw tau program hidup lo udah lama berhenti sejak lo anggap kesalahan itu, dan gw tau sangat sulit untuk bangun, dan mulai nyusun program baru buat hidup lo. gimana gw bisa tau? clear, you told me that.

dulu, waktu pertama kali gw tau tentang kesalahan itu, gw sedih, gw seakan bisa ngebayangin gimana rasanya jadi lo, dan gimana rasanya kalo program yang udah dari lama gw rencanain tiba-tiba berantakan gitu aja karena kesalahan gw sendiri. but in some point, YOU HAVE TO REMEMBER that YOU ARE THE ONE WHO MADE IT THAT WAY, YOU MADE A MISTAKE. dan program lo berhenti? iya emang itu berhenti, tapi BUKAN BERARTI LO MATI!

gw mungkin emang ga tau persis gimana rasanya ada diposisi lo sekarang, gw ga tau gimana beratnya berjuang hidup dengan hidup lo, I don't know anything about pain, about how it feels to be you. tapi yang gw tau, udah cukup semua pemikiran, semua penyesalan, dan semua harapan lo yang cuma ada di angan-angan, udah cukup mikirin itu semua, seriously I said ENOUGH. mungkin emang gampang buat gw untuk bilang ini semua, tapi lo juga harus inget, kalo hidup itu emang ngga gampang, semuanya susah, and I also have my own fear. mimpi gw masih sangat banyak, dari dulu gw nyoba buat itu semua jadi kenyataan, sendiri, kerja sendiri, ga harus nunggu orang buat support gw, ga harus nunggu orang buat ngingetin gw tentang apa yang harus gw lakuin UNTUK HIDUP GW SENDIRI, cause I DID IT ALL BY MYSELF and FOR MYSELF. my father told me "you are the one who will work for your life, be responsible then!"

awali dengan PILIH, pilih apa yang lo mau untuk hidup lo, pilih tujuan hidup yang lo mau apa, pilih lo mau jadi kalah dan menyerah, atau gagal dan menang? setelah ada pilihan, baru tanggung jawab, lakuin yang terbaik untuk pilihan lo, dan slesain. iya, terbaik dan slesaiin, lo harus tangggung jawab samaa pilihan lo dengan cara lakukan yang terbaik dan slesaikan, jangan berhenti tengah jalan karena kalah, itu bukan jawaban, itu bukan akhir yang lo mau, percaya deh. susah pasti, but once again, you just can't get it all easy as you want it to be.

dan jangan pernah biarin orang halangin program lo, goal lo. ambil, pikirin, dan pelajari yang PENTING aja, inget lo punya tujuan, lo masih punya urusan lain yang harus lo urus dibanding mikirin, atau ngurusin hal lain. FOCUS, thats the key!

tulisan ini ngga hebat, gw yakin semua orang tau persis, dan semua orang juga hampir ngelakuin hal yang sama, tinggal gimana kita menyikapinya aja. ngga ada yang special, jangan dengerin kata orang, karena ini tentang hidup lo, dan CUMA lo yang bisa bikin hidup lo berharga.

don't ever give up, wake up, and you know you'll be okay, and you will always be okay.
inget TANGGUNG JAWAB dan SEMANGAT!!!
Published with Blogger-droid v1.6.8

Tuesday, September 6, 2011

ina (1)

most people always got me wrong. I wasnt looking for the perfection of love, or the perfection of life, or the perfection of relationship you could give, cause I was looking for the perfection of myself. and I do still trying to be one.
I said dont take me too serious, cause I've never been too serious to anyone, and seriously, you have to trust me that I do really mean it.
maybe it's natural that sometimes I'm getting so sad about it 'til it made me cry, but seriously, it wouldnt last long, I'll recover soon, I'll be fine. and when I said dont leave, or dont lie, or dont break your promises, it all means that if you did, I could do something way more cruel than that. lol
so okay? let me get thing straight, before I could find the perfection of myself, maybe I wont be busy looking for the perfection of someone else.
Published with Blogger-droid v1.6.8

Monday, August 29, 2011

LEBARAN :)

besok udah lebaran yah? cepet ya. setelah 5 tahun yang lalu eyang meninggal, jujur aja gw udah kehilangan banget euphorianya lebaran. waktu dimana semuanya kerasa special, dimana semua orang kumpul dan kita ngga lagi ngerasa sendiri, waktu dimana kita ngerasa lengkap, special.
setelah eyang meninggal, ngga ada lagi mudik, ngga ada lagi kumpul di rumah eyang bareng sodara-sodara, ngga ngerasain lagi orang2 hampir satu kampung dateng ke rumah (eyang), ngga ada lagi muter ke rumah kerabat untuk silahturahmi, ngga ada lagi malam lebaran yang melelahkan, ngga ada lagi rasa idul fitri.
sedih? pasti. lebaran di Jakarta itu garing banget, hampir menghabiskan seluruh prosesinya di rumah, berempat. inget banget antara lebaran tahun 06/07, lebaran keduanya dihabisin ngegaul berempat di mall, lebaran pertamanya (seperti biasa) setengah harinya diabisin dirumah oma. ga ada yang special, rasanya sama kaya hari kumpul biasa, datar.
lima tahun juga setelah eyang meninggal, oma nyusul. dan ini adalah lebaran pertama tanpa orang tua dari orang tua gw, ga tau akan gimana rasanya. tapi dari sekarang aja udah kerasa banget bedanya, sekarang rasanya udah ilang semua rasa euphoria lebaran yang dulunya ada, sekarang rasanya ya kaya hari biasa, dan jatuhnya malah ngerepotin, harus nyiapin ini itu, bangun lebih pagi, dan beres-beres rumah tanpa pembantu. feel back to fitri? don't ask me 'bout that.
walaupun dari sma hidup gw udah identik dengan sepi, tapi kadang keinginan untuk ada dalam susana ramai yang nyenengin itu ada. khususnya di hari special, dimana emang udah seharusnya jadi ramai.
tapi gpp, ini bukan keluhan. gw tau esensi dari idul fitri itu baik, kembali suci, dan silahturahmi ngga akan berenti dengan jarak. keinginan untuk kembali ke masa lalu emang pasti ada, tapi disitu seninya bersyukur. bener emang 'ngga semua yang kita inginkan bisa didapatkan' karena walaupun semua kekurangan ini berusaha ditutupi dengan materi, tapi tetep aja ada hal lain yang ngga terbeli sama materi.
yaaahh.. kalo kata ayah, kalo mau nyari kekurangan itu emang gampang, ga ada abisnya dan akan selalu ketemu. tapi untuk nemuin titik dimana kita harus bersyukur, itu baru susah. ngga keitung jumlahnya kalo mau nyari alesan kita kenapa harus berhenti mengeluh. semua ini, semua kelengkapan ini, semua kesempatan, pilihan, dan kebahagiaan yang Tuhan kasih ke kami, itu ngga keitung jumlahnya. banyak lho yang ingin ada di posisi gw, tapi ngga bisa, dan bahkan lebih sedih lagi. jadi gw ngerasa malu aja kalo harus mengeluh lagi soal hilangnya esensi lebaran selama lima tahun terakhir ini, karena sekali lagi, semua itu pilihan gimana kita menyikapinya.

ini bukan keluhan, gw anggep ini sebagai.. hmm apa ya.. upaya memotivasi diri sendiri. gw sangat bersyukur dengan apa yang gw punya sekarang, ngga tau harus ngucap Alhamdulillah berapa kali sebagai rasa syukur. mungkin gw ngga akan minta banyak, karena semuanya udah terpenuhi, yang gw mau cuma biar bisa kumpul lagi kaya dulu saat lebaran, dan gw sangat sangat pengen ngeliat semua orang yang udah usaha keras selama setaun terakhir dapet ngerasain kebahagiaan lebaran lebih dari apa yang gw rasain. karena gw tau, gw ngga sebahagia dulu saat lebaran.
but it's okay, life has changed :)
Published with Blogger-droid v1.6.8

Tuesday, August 23, 2011

lesson learned 1

jangan berjalan
kalau memang tak tau arah
jangan bertanya
kalau memang tak ada tujuan

dan aku pun tak pernah
mengajakmu melangkah
kalau memang
harus terpisah.
Published with Blogger-droid v1.6.8

Monday, July 18, 2011

there was a time

there was a time
when you think
your life was awesome

there was a time
when you think
your life was awful

but there was also a time
when you feel so relief
cause you can through it all..
okay.
Published with Blogger-droid v1.6.8

oma :')

not trying to forget
not trying to regret
and not trying to be upset
when it comes to an end.
Published with Blogger-droid v1.6.8

Tuesday, July 5, 2011

IMU 1

pernah ngga sih ngerasain kangen banget sama orang yang udah ngga ada? rasa dimana hati dan badan kita tuh menginginkan sesuatu dari masa lalu yang sekarang udah ngga ada lagi, hati dan badan kita, it's clear you want it. rasa dimana kayanya dulu waktu yang ada justru kita sia-siain dan ngga kita manfaatin semaksimal mungkin, walaupun emang kita ngga pernah tau kapan waktu itu akan abis. ade tau, yang ngatur dunia ini bukan manusia, bukan ayah, bukan ibu, atau orang-orang penting di luar sana, tapi kadang mungkin bisa jadi lebih enak kalo kita bisa ngatur dikiiitt aja akan hidup kita, ya ngga sih?
ade tau ade harus ikhlas kalo kenyataannya sekarang oma udah ngga ada, ade ikhlas kok, beneran. tapi masalahnya, ade cuma blom bisa damai sama perasaan kangen ini, perasaan ingin memiliki ini, kebiasaan yang dulu SELALU dilakuin, kebaikan yang udah diterima, dan hari-hari selama 20 tahun bareng sama oma. ini pertama kalinya ade ke jakarta setelah oma pergi.. biasanya tiap ke jakarta, sama ayah harus diwajibin untuk nengokin oma dulu sebelum ngelakuin aktivitas lainnya. bahkan sebelum itu pun, ade sering banget ngabisin waktu di rumah oma, dari sd sampe sma. selama oma masih ada, ade tau, dan ade udah ngerasa dan nempatin oma sebagai orang penting dalam hidup ade, tapi setelah oma udah ngga ada, ade baru tau kalo posisi oma tuh ternyata sepenting itu buat ade. karena sekarang ke jakarta rasanya ada yang kurang, rasanya ada sesuatu yang belom dilakuin, yaitu ketemu oma. sekarang ke jakarta rasanya sedih, karena hari udah berubah, berubah karena ada satu aktor yang ilang di dalemnya.
ade ikhlas oma pergi, ade cuma kangen aja sama semua kebiasaan dan semua kebaikan yang oma dulu kasih ke ade. I was wondering how you doin ther oma? I hope God takes a good care of you, I hope you're happy to finally meet opa again after such a long time apart. and I hope you remember that we're here missing you so much, and we're all pray for. You, so you won't feel alone. I love you oma, see you later :)
Published with Blogger-droid v1.6.8

Friday, June 24, 2011

fool

I don't know why it feels so awful to know that someone has decided to giving up on me. well let just say I didn't worth the fight, but did I? if I keep thinking about those words I just said, then I think about why should I keep fighting all of these unknown things, why should I keep fighting it all alone? cause last time I said that I started to feel like I was fighting it all alone, all I got was being dumped, thank you. fine, then I decided to use my heart first (I didn't decide actually, it just happened) and all I got was just those crappy miserable feelings. it didn't work out, fine, I decided to use my head.. even though it may sounds weird, but by using my head, I started to feel like a jerk, like a stupid silly jerk! you just got dumped, God damn it! what are you doing? teasing it all up? GOD! it's just, why would you fight for something you never knew it wasn't so real as you think it was? and fighting it all alone? oh somebody please wake me up!

Sunday, June 12, 2011

goodbye..

it was 00.51 when you're finally gone, and I wasn't there, even until the funeral, still, I wasn't there. even though I couldn't be there for such a reasonable stuffs, but I do feel like a selfish bitch! what am I doing here? nothing, when she used to be so nice at me.
inget banget, dulu waktu masih tinggal di rumah oma, sering banget dimasakin makanan kesukaan ade. sampe waktu pindah, tiap weekend maen kesana, selalu ditawarin mau makan apa, dari yang ade suka, sampe jajanan ga penting, di kasih uang jajan sering banget, dan yang paling ade ga bisa lupa itu momen kalo ade mau pulang terus oa keluar ke pager nganterin sampe ade dapet ojek terus dadain sampe agak jauh, dan selalu ngingetin tukang ojeknya buat ati-ati dan ga boleh ngebut. tiap momen itu kejadian ade selalu pengen nangis, takut kalo suatu hari oma ngga bisa gitu lagi, takut kalo suatu hari, hari ini dateng dan ade ga bisa liat oma lagi. inget juga tiap abis terima rapot pasti ayah selalu ngajak ke rumah oma, buat mamerin rapotnya ade sama cacak, biar oma juga bangga kalo cucunya nilainya bagus, dan kebiasaan itu masih kebawa sampe kuliah. seneng aja rasanya kalo bisa bikin oma bangga kalo cucunya pinter. untung ipnya ade semester kemaren bagus-bagus, dan oma masih bisa denger, jadi paling ngga disaat terakhir oma tau kalo ade masih (sedikit) pinter, ato rajin belajar deh. tiap lulus sekolah juga pasti ade pamer ijazah, Alhamdulillah nilainya bagus-bagus, jadi bisa oma banggain ke gengnya kalo pengajian. tapi harapan yang terakhir ngga kesampean ya ma, pengennya sih kalo ade lulus kuliah oma ada dan ikut photo bareng, ade udah niat banget buat lulus cepet biar oma bisa liat, tapi masih terlalu lama ya? oma udah ga tahan ya? ngga papa deh, pasti juga oma tau disana, nanti kalo ade sholat dengerin ceritanya aja ya. lucu juga kalo inget dulu tiap ulang tahun suka nungguin kado "amplop" dari oma, yang dulu ade pernah jeles karna waktu ade ulang taun cacak dikasi amplop juga,tapi pas cacak ulang taun ade ngga dikasi, trus akhirnya ayah bilang ke oma, trus semenjak itu jadi impas terus deh. kadang malah kalo ke rumah oma, yang ditunggu-tunggu ade sama cacak itu adalah amplop dari oma (kalo lagi kere), suka ketebak sih sama ibu sama ayah, tapi untung kita jago ngeles. dan suatu hari ade sama cacak pernah bingung, kenapa ya, oma itu sering ngasih kita amplop, terutama ade sama cacak, dan kesimpulan kita adalah biar oma dijengukin terus, oma seneng dijenguk, makanya gitu, padahal ngga pake itupun kita bakal tetep ke rumah oma. dan masih banyak lagi cerita-cerita sama oma, ngga bisa di critain satu-satu, terlalu banyak, dan itu bakal susah banget buat dilupain.
waktu tau oma jatuh, ga tau kenapa, ade tau itu bakal jadi awal dari semua yang ngga diinginkan. dan bener kan, even worse. ngga kebayang banget oma bakal jadi kaya gitu. you turned out to be someone I've never thought you're my grandma. sedih banget sih liatnya, ngga tega, sampe kadang ade ngerasa ikhlas aja seketika kalo oma pergi. because I know you're suffering, I mean it. oma itu dulu kuat banget, bersemangat, ngelakuin semuanya sendiri, aktif, bahkan waktu udah susah jalan juga oma masih usaha buat ngelakuin semuanya sendiri, dan utuk ngeliat oma ngga bisa ngapa-ngapain gitu, bahkan untuk bangun aja susah, it hurts so much. makanya, saat baca sms ibu bangun tidur tadi kalo oma udah ngga ada, di satu sisi ade lega banget, karna oma udah bebas dari siksaan itu, tapi di satu sisi, ade sedih banget karna I WASN'T THERE, NOT EVEN FOR THE FUNERAL, I WASN'T THERE.
I know I have to let go, and I did. but it's just too sad, nothing more I could say, rest in peace oma, you know we love you, and we're all gonna pray for you in heaven. goodbye grandma, see you later.

Thursday, June 9, 2011

weirdo

I've been away for life in the last couple of days, busy doing my tasks, busy taking care of my boyfriend cause I don't think he could take care of himself when I'm not around (joking), I said no to pretty much occasion I guess, lied to some people (sooorry), well I had a time with myself doing something for my future (I guess).

and now I feel weird, I do. when I went out, feels like I'm lost, I don't know what to do, don't know what I want, just go out, keep walking, having fun, and you know, wasting time and money.
I know I need to go out with more people next time, have a good time, chill, whatever, having social life, that's all I need, I supposed.

mystery of life (whaaat?)

I wanted my life to be exactly like the way I planned it.
not really exactly, it's okay, but at least close.
cause it feels better when you get what you want.
so it used to be obvious that I was pretty ambitious.

but you know, life goes on, you met bunch of new people you never thought you would know..
and it's changed you somehow (just a bit, thank God)
I feel happier today, it's true.
but do I feel afraid? hell yeah, even more.
cause the thing is, I'm getting older, I can see my life clearer now,
and I realize that I got a big scary world to deal with in the next couple years.
does it freak you out? hell yeah, it does.

but still, I feel curious instead.
what would I be, with whom, would I be rich or poor, would I be great or mess, would I be the way I wanted myself to be or I'd be such a whore?
fine, just see what'll happen, like a mystery.

funny :D

now, I don't understand why I used to take love as a serious thing in my life.
I used to take it like, I want it the way I planned it.
when now I finally realized that you don't have to plan anything about it.
well, just do it, when you think you'll gonna like it, then think later.
cause it's like a mystery,  you'll find out what will happen as you go through it.

I don't know how it looks for other people, but I do see it that way.
I didn't take it as something I use to be focus on, I didn't even think about it.
but it's just like, once you think you feel it, then it'll make you feel incredible! lol
I know it may sounds funny, but I don't think I have any other words to explain.

I'm not the type who's gonna drawn in it, but I really think, yess I do really think,
that I'll like it, I will love it, I mean, someday I'll take it as a part of me,
as something I will love to do, as something I probably wanted for such a long time a go.

and you know what, in some point in me, I just can't hardly wait for it *screaming* lol

Tuesday, May 24, 2011

to my sweetest YRM :)

I know it's been such a hard days for you, when everything seems so hard to handle.
I know it's not easy to deal with it, when you barely have time for yourself.
and I know it feels so hard not to cry.

but I think you should know, that it's okay to cry sweetheart.
it's okay to feel not okay, cause you know you're not.
but you shouldn't get drawn, you should not, you can't!

because of why? you might think I'm a bit exaggerated, but it's real..
"setiap kali gw ngerasa stress sama kuliah, setiap kali gw dapet kesulitan, setiap kali gw lagi down untuk hal-hal yang nggak penting, gw selalu inget lo yen, gw selalu inget perjuangan lo untuk bertahan, gw selalu inget kalo kesulitan gw ini ngga ada apa-apanya, gw selalu inget kalo gw cuma kurang bersyukur sama apa yang gw dapet, karena lo aja yang udah dikasi cobaan lebih berat masih bisa tahan dan kuat, masa gw gini aja udah nyerah. you're the real fighter for me! bahkan ya, in times klo gw lagi seneng-seneng juga, gw inget, walaupun itu gw yang lagi seneng-seneng, gw ngerasa life is not fair for some people. gw tau kedengerannya sok banget, tapi bener, itu makanya kadang gw pengen ngajak lo seneng-seneng, biar happynya merata aja. lo kan temen gw, jadi klo gw lagi seneng-seneng banget tapi lo lagi susah banget, it seems not fair aja buat gw, kalo bisa seneng bareng-bareng, kenapa harus seneng sendiri, ya kan? makanya yen, cerita aja lagi kalo lagi butuh, kita kan temen, saudara, kalo gw bisa bantu ya pasti gw bantu, kalo gw ngga bisa bantu ya gw bilang ngga bisa, ngga usah sungkan, kita saudara, asal lo ngga pernah nyerah dan ngga males, gw juga ngga akan pernah nyerah untuk terus bantu dan ngga akan pernah males untuk bantu lo :)"

there's always be the ups and down in life, and even though it's hard, it's okay, you have to face it, still.
you own your life, you are the one who will work for it.
the most important thing is you never give up, cause there's no use of giving up!

*p.s
you should remember you're not alone, that's what friends are for.

Friday, May 20, 2011

m(aksa) :p

maybe I talked too much about you, about us.
that's why suddenly it all just turns into dust.
maybe I thought too much about love, about my heart.
that's why suddenly it all just turns into breaking up.

I know I need to make up my mind,
and start to workin it out mith my heart.
I know I need to stop talking about irfan rizky,
and start to feel how great it is to be us (again).

H :)

kali ini tulisannya beda, cause it's a real story that I would really like to share..

malam tadi kita (ina cui rani) ikutan patroli dari polsek bulaksumur buat tugas pelayanan publik. awalnya sih yaaa biasa aja, udah terbiasa sama dunia militer-militeran kali ya, jadi udah ngga heran atau miris ngeliat prajurit-prajurit pangkat rendah yang (bisa dibilang) terpinggirkan. tapi bukan polisinya yang istimewa. dalam perjalanan patroli itu, kita mampir ke Bank BPD DIY yang ada di gejayan, fungsinya polisi berhenti disana itu buat minta cap ke penjaga Banknya buat bukti kalo tempat itu udah di lewatin mobil patroli. anyway.. disana kita disuruh foto, buat dokumentasi aja sih intinya. dan akhirnya kita foto juga sama satpam yang  lagi jaga Bank itu. udah lumayan tua sih satpamnya (bisa diliat dai rambutnya yang cukup beruban hehe), tapi (lagi) bukan itu yang penting. waktu kita foto, pak satpamnya itu nanya gini "dari UGM ya mba?" terus kita jawab "iya pak :)" terus bapaknya jawab lagi "ohh anak saya juga kuliah disana itu soalnya, mbanya fakultas apa?" terus gw jawab "kita dari fisipol pak, anaknya bapak jurusan apa?" terus bapaknya jawab "ohh anak saya di pertanian.." percakapan selesai soalnya kita harus foto, dan pulang.

percakapan itu singkat sih emang, tapi berefek lama banget buat gw. buat gw mikir banget. gw tau sih nyari uang itu ngga gampang, tau banget. gw tau ayah kerja keras banget buat semua yang kita punya sekarang, dan itu artinya gw tau semua itu ngga gratis. tapi gw ngga pernah aja ngeliat ayah kerja keraas banget gitu, mungkin itu juga sebabnya gw jadi agak kurang menghargai apa yang udah gw dapet dengan selalu ngerasa kurang. gw amazed banget, gw yakin bapak satpam itu tadi pasti bangga banget anaknya kuliah di ugm, yang jujur aja buat gw adalah sesuatu yang sedikit disesali karena sebenernya gw ga gitu pengen masuk ugm tapi dipaksa sama ayah dengan hanya punya satu pilihan yaitu ugm dengan bayaran masuk termurah (Alhamdulillah keterima). ngga ngerti kenapa, selalu aja kaya gini. ga tau, harusnya gw sadar semua yang gw dapet sekarang itu udah hebat banget, semua yang gw dapet sekarang itu udah yang terbaik banget dari Allah. satu hal yang penting, gw selalu ngerasa kasian sama orang-orang yang kerja keras banget buat hidupnya tapi dia ngga bisa dapetin hal sekeras apa yang dia kerjain itu (I know it sounds complicated, but I wish you could understand what I mean), tapi gw ngga mau kalo orang tua gw dikasihanin, dan gw yakin semua orang ngerasain apa yang gw rasain itu.

gw tau pasti bapak satpam itu bangga banget sama anaknya, gw juga yakin bapak satpam itu berharap banyak dari anaknya, disaat (mungkin) dia mikir udah ngga ada lagi yang bisa diharapin dari dirinya sendiri. dan gw juga tau kalo orang tua gw ngerasain hal yang sama, dan juga semua orang tua lainnya. gw mau semua anak ngelakuin dan nyelesaikan apa yang jadi tanggung jawabnya, gw pengen semua anak pinter dengan cara mereka sendiri, cara yang mereka pikir baik, dan satu hal yang penting gw pengen anak-anak itu tau bahwa yang mereka dapet di dunia ini ngga gratis, semua dateng dari Tuhan melalui orang tua, jadi tanggung jawab utama duniawi mereka ya menyelesaikan tanggung jawab mereka sama orang tua, karena apa lagi sih yang bisa kita kasih kalo bukan rasa bangga ke orang tua? gw yakin kok mereka juga ngga akan minta yang lain.

if you said that you are chasing for happiness, then try to make your parents proud, cause insyaAllah you will feel something way more than happiness :)

Wednesday, May 18, 2011

Y!

there are so many funny things about life. it doesn't mean that I take life as a joke, but I think sometimes it is.eventhough maybe you can't really explain what kinda joke it is, but it's still funny though. I know maybe I took it all too serious, I mean life. I need to take my time sometimes, relax, take it all easy, I know it'll be hard at first when you failed, but it'll pass later, no need to worry too much. way to go girl :)

Monday, May 16, 2011

P

sometimes I thought I want to be perfect for you. I mean, I try to do it all perfect for you, to make you proud.
but there was a time, when I was wondering why should I be so perfect for you when you're not even perfect for me. and you're not even trying to be one, for me?
fine, I've suffered what I've suffered, I'll take that pain, and move on!

Sunday, April 10, 2011

hatred

you might actually think that just because I'm younger and you're older, than it makes you feel and think that you're smarter and know the world better, than I do. well, actually I don't care what you think, but if the thing you're thinking could affect my parents, then you have to deal with me first. you know sometimes I just don't understand what the hell were playing around in your head, cause I just didn't seem to understand you. you keep messing around with my parents, keep pissed them off! sounds like you just want to them to go away from your life? okay let me tell you this, WHO THE HELL YOU THINK YOU ARE? I feel like I'm getting out my nerves when I saw someone was trying to pissed my parents of! I don't care who you are, you mean nothing to me, and my parents absolutely mean everything to me!

Monday, April 4, 2011

selalu lupa bersyukur

my father always told me that I should be grateful for every little thing I had in life.
and I know he's right, cause life is easier when we did it.
God made it all easier when we're grateful.

but unfortunately..
keluhan itu selalu ada
di dalam banyaknya kebahagiaan dan kesedihan yang ada,
terlalu terselip banyak keluhan didalamnya.

aku mencoba untuk terus mengingat berapa banyak orang yang berada dalam situasi yang lebih buruk dari ini,
aku terus mencoba mengingat dan menyadari, bahwa semua ini hanya ilusi, permainan pikiran,
permainan setan.

aku malu, dari begitu banyaknya keluhanku, di dalamnya tersimpan begitu banyak keberuntungan.
aku malu, pada mereka yang sudah tertimpa banyak cobaan, namun tetap bangkit berjuang.
aku malu, pada teman-temanku yang kesusahan, namun sedikit mengeluh dan keras berjalan.
aku malu, pada Tuhanku yang selalu membantu, namun sering terlupakan :'(

I promise I will never stop fighting,
fighting for myself, and also for others.
I promise I will never giving up,
cause giving up brings me to nothing.

I'm not living for myself, I'm living for others.
and thank you Somaly Mam, for giving us such an incredible words..

you've suffered what what you've suffered.
now take that pain and you help others.

Saturday, March 26, 2011

hidup

aku hanya bisa duduk, dan mengeluh tentang panasnya hari, di dalam mobil kecil hitam, dengan ac keras menyala.

aku hanya bisa terpaku, dan mengeluh tentang banyaknya tugas, di dalam ruangan cukup besar ber ac, dengan peralatan elektronik lengkap, tanpa cela.

aku hanya bisa menyesal, dan mengeluh tentang banyaknya makanan yang kumakan, dengan berbagai macam pilihan, yang tersisa.

aku hanya bisa diam, dan mengeluh tentang jumlah uang yang kuterima, berapapun jumlahnya, dengan berbagai pikiran di dada, yang masih banyak tersisa.

dan aku hanya bisa menangis, saat salah satu dari itu semua, rusak, berhenti, pergi dari hari ini.

tidak ada yang disyukuri, tidak ada yang dinikmati, dan tidak ada yang dipelajari. semua hanya menjadi bagian kosong, dari hidup, yang mungkin juga kosong.

aku tidak sedang mencari kebenaran, atau cinta, seperti yang Ghandi katakan.
tapi aku sedang mencoba mencari hidupku, arti dari hidup ini.
mencoba untuk berhenti menangis, dalam keluhan.
dan memulai untuk lebih bersyukur, dalam kegembiraan.

Tuhan

walaupun Tuhan itu ada
tapi aku merasa tidak nyata
di dalam dunia
ciptaanNya

tapi jangan salahkan Tuhan
karena Tuhanku maha benar
dan karena Dia
memang benar

hanya aku
yang terlalu lemah
dalam indahnya dunia
yang Tuhan berikan.

Friday, March 25, 2011

:')

I've been thinking about so many things lately..
especially about my teen years,
cause it'll end this year.

welcome young lady.
I'm not a girl anymore :(

it's a bit hard to explain,
how much I miss my school year,
and now..
I'm about to leave my college year..
so it's about leaving another part of life,
again.

eventhough I feel so excited
to prepare my future from now on,
but still..
if only I could choose,
I'll choose my school year from the beginning.
time when I didn't have to think about..
any unimportant things,
and also time when I had all of those people I love around.

but it's okay :)
we're all grown up anyway..

random VIII

don't ask me to love you,
cause I don't know how to love
not even what love is.

Wednesday, March 9, 2011

afraid

I'm not afraid to fight
but I do afraid to grow old
I'm afraid to loose everything I have today
I'm afraid to loose my happiness I had
I'm afraid to loose all the people I loved
I'm afraid that as I grown up,
I'll slowly loose my identity as a child,
then slowly start to loose my time :'(

time

the hardest thing to feel when you're becoming adult, is to remember that you're soon will loose your childhood time, childhood happiness, and the most important is, you're soon will loose all of the people you used to love before :'( times have changed, none talk to you as much as they used to talk before, none accompany you to any occasion you guys used to had before, people are getting sick (I mean sick for the real meaning), then they left you.

I still don't understand how life can be so fast, so pathetic like this. I know it's a revolution, but it's just.. I don't think I'm ready for it, ready to loose all the people I love, and all of those precious time we had!






Thursday, February 24, 2011

SEMANGAT INA!

hidup itu rencana, dan itu bukan pilihan. hidup berjalan sesuai rencana? hmm.. itu baru pilihan. rencana itu dibuat untuk dijalanin, sama kaya peraturan, yang ada untuk dijalanin, bukan dilanggar. buat rencana itu ngga gampang, butuh waktu, proses pemikiran yang matang, dan lama. tau itu buat apa? biar dalam ngejalaninnya nanti kita yakin, ngga gampang goyah, dan kaya yang selalu ayah bilang.. biar kita lebih fokus.

adanya bencana atau kegagalan, juga bukan pilihan kan? untuk sedih dan menyerah, itu baru pilihan. ada yang bilang "ngga selalu semua yang kita mau itu bisa kita punya", itu bener. karena yang menentukan kepunyaaan itu bukan cuma kita, tapi ada Allah. dan yang pasti, Allah ngga akan ngasi apa yang kita mau, kalo kita ngga cukup usaha. untuk sedih itu pilihan, tapi untuk menyerah, itu larangan, dan bukan pilihan.

ayah bilang.. pikiran itu pusat dari segalanya. jadi untuk sedih juga, itu pikiran yang ngatur. apa kita mau dan milih untuk sedih, atau ngga. sedih juga ngga salah, tapi tau apa yang bisa salah dari sedih? kalo kita menempatkan sedih sebagai state of mind, dan bukan lagi sekedar feelings.

ayah juga bilang.. menyerah itu bukan pilihan. tau kenapa? karena, dalam hidup kita ini, cuma akan ada satu aktor utama yang akan membantu kita untuk terus ngejalanin hidup kita, one actor to lead us to survive, dan aktor utama itu.. diri kita sendiri.

gw tau, rencana yang udah gw bangun dari awal gw mulai bisa berfikir serius tentang masa depan, itu ngga main-main, dan rencana itu masih jadi tuntunan gw sampe sekarang. dan untuk semua musibah, kegagalan, dan cobaan yang udah dan akan datang, gw yakin, insyaAllah akan tetep kuat, karena untuk jadi sedih dan menyerah itu pilihan. gw mungkin akan memilih untuk sedih (as a feeling), tapi insyaAllah gw ngga akan milih untuk nyerah.

semua yang terjadi sama hidup kita sekarang itu pilihan, dan kita yang nentuin mana yang kita pilih. dan apapun itu pilihannya, percaya aja, itu semua akan lewat, itu semua akan jadi masa lalu, kita akan jadi orang yang baru, dan insyaAllah lebih kuat dan lebih baik, dari masa lalu itu :)

*gw nulis ini cuma untuk nyemangatin diri gw sendiri, cuma pengen ngeyakinin diri gw, bahwa ngga ada yang lebih kuat dari kekuatan pikiran. pilihan itu pasti ada, tapi konsistensi itu penting, stick to your plan. gangguan pasti ada, dan banyak, tapi bukan berarti itu semua akan menggagalkan rencana awal kita. musibah pasti ada, tapi memilih untuk kuat dan tetap konsisten, itu baru jawaban.

jangan nyerah na, jangan sedih. waktu-waktu ini terlalu berharga untuk dihabisin cuma untuk sedih tanpa melakukan perubahan. stick to your plan, dan selalu inget, konsistensi itu penting. SEMANGAT INA!!!!!
Published with Blogger-droid v1.6.7

Thursday, February 17, 2011

enough to be rich

I've never said myself
that I was rich,
or I am rich,
no, never,
cause I know I'm not.

I've ever said,
that I had enough,
or I am enough,
yess, I did,
cause I know I am.

and I feel so bless to have enough.

being able to see,
to realize,
to understand the fact
that you do have enough,
enough for yourself,
and also for others,
is a gift.

cause I know,
I wont ever be rich,
if I never make everybody else,
as enough as I do.
Published with Blogger-droid v1.6.7

Monday, February 14, 2011

fana dalam rencana

hari-hari ini terlalu lama
terlalu lama tersisa
terlalu lama terlena

aku hanya bertanya
kemana aku akan berkelana
dalam udara
yang menggelora

karena semua
terasa fana
terlalu banyak bicara
dalam rencana

Saturday, February 12, 2011

for my dearest friend Dwi Prayogi Pangestu Ningsih :)

putus itu biasa, sendiri juga biasa. tapi tau apa yang ngga biasa? takut merasa sendiri saat kita memilih untuk putus. mungkin kedengerannya juga biasa, karna banyak orang yang ngerasain, tapi percaya deh cui, itu biasa, itu normal.

saat kita punya temen yang bisa selalu nemenin kita itu emang nyenengin, tapi juga bikin kita ngerasa sangat tergantung, rasanya susaaaahh banget kalo harus sendiri lagi.

but it's not real. itu cuma ada di perasaan, itu ngga ada di kenyataan, toh sebelumnya kita fine-fine aja, kita bisa fight saat kita sendiri, kita bisa jadi apa yang kita mau, jauh sebelum ada dia.

jangan jadiin pacaran itu penghambat, jadiin itu semangat.. baik saat masih, atau udah ngga. saat kita liat semuanya dari segi yang positive, pasti ada positivenya, pasti. semua hal itu bisa jadi positive, tergantung gimana kita menyikapi dan melihatnya.

kaya yang selalu aku bilang, kita kan masih muda, jadiin pacaran itu as a part of life ajaa, it will pass kok, masih bakal banyak hal lain yang lebih baik dan lebih menarik lagi kedepannya. dan mumpung masih muda kan, jangan biarin apapun ngehalangin kita untuk terus jadi lebih baik.

I know it will be hard at first, but I'm sure you can through it well. you won't feel alone, cause you know you are not alone. semangat cui :)

p.s. apapun keputusannya, anggap aja itu bagian dari hari ini, besok pasti lewat kok :)
Published with Blogger-droid v1.6.7

Monday, February 7, 2011

grow old with you :)

I was wondering how's life could be when we grow old? or hmm I mean, when we're already being some kinda mature person, established, living some kinda happy life, also with a happy family :)

it'll take couple years later for it, actually. but I was thinking, that it might be one of the greatest time in ourlives (besides the fact that we grow old and old).

those friendship we had today, could be one of our greatest memory and thing, we've ever through and done in ourlives.

I said my life was bored lately, but I know it'll pass. I know I've been through a lot of things that made me feel happier. I also said my life was hard lately, but I know it'll also pass. and I know I've been through a lot of things that made me feel stronger.

and unfortunately, I also said that my life was so lonely in the last couple years, but I know, I wasn't so lonely as said I was. cause I got so many people around me, who loves me so much, and also supported me any time I need them, thats why actually I got no reason to feel bother with loneliness anymore.

let me just do what I like, and be responsible with it. then I can hardly wait to see my future with you guys around me, later :)
Published with Blogger-droid v1.6.7

Tuesday, February 1, 2011

scared of lonely

sometimes I feel afraid to be alone. I'm not afraid for the ghost stuff, I'm just afraid for being alone, then feeling lonely, sometimes I just can't stand the loneliness. it's been over 4 years since my parents and I moved away separately live in a different places. sometimes it feels quite good for me to be alone, cause I could do things better cause none will bother. but its slowly start to kill me, for being sooo lonely. its getting worse when I moved here. I'm dying every single day trying to make myself comfortable with where I am today. I got no friends, all of them were living too far from my home, I got no family, all of them are busy doing their own stuffs, what else do I have? I don't know. I just feel like I'm dying every single day just to forget how bored I am, how lonely I am, and how hard I try to get myself back on track, to be who I was.
Published with Blogger-droid v1.6.5

why

why should I stay?
sometimes I just don't get it.
I don't know why I have to stay.

I don't want to leave.
yess, I don't.
but I hate being here.
I'm no longer see myself in here.

here..
why should I keep pretending,
to like everything,
to tolerate everything,
to be agree to anything I hate,
why, tell me WHY?!

it's ridiculous,
it's silly,
I feel incredibly insane,
I don't even see myself anymore!
Published with Blogger-droid v1.6.5

bloody brother!

look at yourself today,
why are you so arrogant?
you think you are the greatest person
God ever made?
you're such some piece of an arrogant silly worker who already think that he's the boss,
when the fact is..
you're not even more than just a regular worker,
who's still work for someone else!

go grab a mirror BROTHER!
we're all still work for ourself,
work to get a future,
what makes you think you're the best?
what makes you being such a bloody arrogant asshole?
I'm getting so sick hearing your annoying voice,
pretending like everybody needs you!
so fucked up!

I'll be happy if we live separately,
I mean it, for real!
Published with Blogger-droid v1.6.5

bloody brother!

look at yourself today,
why are you so arrogant?
you think you are the greatest person
God ever made?
you're such some piece of an arrogant silly worker who already think that he's the boss,
when the fact is..
you're not even more than just a regular worker,
who's still work for someone else!

go grab a mirror BROTHER!
we're all still work for ouself,
work to get a future,
what makes you think you're the best?
what makes you being such a bloody arrogant asshole?
I'm getting so sick hearing your annoying voice,
pretending like everybody needs you!
so fucked up!

I'll be happy if we live separately,
I mean it, for real!
Published with Blogger-droid v1.6.5

o.t.h.e.r

I don't see myself as the "grown up" one
thing I said before.
 it's just.. you know, not easy.

I still only see myself in my life,
and so far I just didn't see anyone else,
I didn't seem to find someone else in it, oh God!

also didn't seem to find the reason
why I use to share my life with "other"?

I was the one who lived, worked, dreamed, planned,
my life, still 'til now.
I take responsible for myself.

that's why,
I just can't seem to find the reason
why I use to share or even change myself,
with "other" or for the "other".

*p.s. you know what I mean with "other". I'm not talking about "other" is the unfortunate one, what I mean with "other" is completely singular.