Sunday, September 8, 2013

Andaikan bisa berpikir lebih sederhana?!

Yang selalu jadi masalah di Indonesia adalah mimpi.
Dari kecil, anak-anak Indonesia tidak cukup mendapatkan pelajaran mengenai mimpi, baik itu di Sekolah ataupun di rumah. Untuk di Jakarta sendiri, kata mimpi justru menjadi bahan cemoohan tersendiri dimana anak-anaknya biasa berkata ngimpi lu! Memang, bermimpi itu mudah-mudah sulit. Karena kalau mau bermimpi yang serius, prosesnya panjang, bukan hanya hasil dari menonton satu film, tapi hasil dari menonton banyak film, baca banyak buku, dan bertemu banyak orang. Itu kalau mau mimpinya extraordinary, tapi kalau mau mimpinya biasa aja ya cukup dengan nonton Doraemon juga pasti langsung mimpi mau punya pintu kemana saja.
Entah harus masuk golongan beruntung atau sial, orang-orang yang punya mimpi ini kadang harus menghadapi kenyataan yang lebih pahit dari mereka yang menjalani hidupnya dengan sederhana (walaupun kesederhanaan itu relatif, tapi anggaplah dalam hal ini kesederhanaan pola pikir). Karena orang-orang yang punya mimpi tahu apa yang mereka lakukan, kemana mereka akan membawa hidup mereka, dan tentunya tahu capaian apa yang ingin mereka raih dari apa yang mereka lakukan sekarang. Dan yang membuat itu semua tidak mudah adalah segala godaan yang ada di depan mereka, semua kenikmatan yang dapat dinikmati dengan mudah oleh mereka yang menjalani hidupnya dengan sederhana tanpa harus jauh berpikir panjang kedepan, mereka yang berpikir sederhana namun dapat membuat semua yang ada didepan mata terlihat sangat jauh dari sederhana.
Sedangkan orang-orang yang bermimpi, masih harus berjuang di titik awal untuk memulai semuanya sendiri dengan semua ketidak mudahan yang harus dilalui, dengan kerja keras yang jauh diatas rata-rata, dengan hasil capaian yang masih belum pasti. Tujuannya apa sih? Biar nanti saat hari tua menyapa (kalau memang bisa hidup sampai tua), orang-orang yang punya mimpi ini bisa ngelamun dengan senyum karena sudah mengisi hidupnya dengan kegiatan bermakna, karena sudah sudah habis tenaga untuk melakukan semua hal yang ingin dilakukan, dan karena sudah habis rasa penasaran.
Even though dreamers will never ever satisfied with themselves, but Margaret Tatcher used to say
"I don't know anyone who has gotten to the top without hard work. That is the recipe. It will not always get you to the top. But it will get you pretty near."

Jadi untuk mereka yang tahu bahwa menyerah pada mimpi itu adalah hal yang mustahil, mungkin mereka juga harus belajar bahwa sinkronisasi mata, hati, dan kepala itu adalah hal tersulit yang dapat dilakukan manusia. Apa yang kita nikmati besok adalah hasil dari apa yang kita lakukan hari ini, dan kalau sudah memilih untuk bermimpi, ya yang bisa dilakukan sekarang hanya tanggung jawab dengan pilihannya.
So my little darling, just close your eyes, work hard, and GO GET IT!