Monday, March 31, 2014

Beauty

I saw the sun shines kindly from the train

I saw it through the window chain

I thought life won’t be such a shamed

When I go through your window pain

 

At first I thought I won’t be able to explain

All the beauty that you exchanged

I love you from the eyes to brain

I love you more than I can tell

 

You told me to be brave and stand

You told me the greatness

That only God could tell

 

There’s no other beauty

That I would be able to understand

Unless you were there

Showing me how to dance

Sunday, March 9, 2014

Bersyukur.

Kita harus menghitung berkah kita untuk bisa lebih bersyukur sama apa yang kita punya hari ini.
Dari dulu Ayah selalu bilang 'apa yang Adek punya hari ini itu nggak akan pernah terasa cukup kalo Adek selalu merasa kurang, selalu kurang bersyukur'. Walaupun omongan Ayah ini sering jadi angin lalu karena pada akhirnya akan tetap tongpes karena uangnya abis buat belanja, tapi di luar kegiatan belanja, ide yang dari dulu selalu diajarin sama Ayah tentang bersyukur itu nggak ada cacatnya.

Surround yourself with good quality of people who care about your future.
Diluar konteks tingkat keimananku yang sering kali dianggap orang dibawah rata-rata karena intensitas beribadah yang memang dibawah rata-rata, aku belum melihat satu alasanpun mengapa keimananku harus diukur dari seberapa banyak orang yang mengomentari hubungan yang terjalin antara aku dan Tuhanku. Aku juga belum sampai di titik dimana aku harus memberi tahu semua orang apa agamaku dan cara beribadah seperti apa yang aku percaya, cukup orang-orang terdekatku yang tau, orang-orang yang aku anggap cukup terbuka dalam berpikir dan dapat menerima semua pertanyaanku dengan pikiran yang cukup terbuka, tanpa perlu menghakimi.
Orang-orang yang selalu kuanggap hebat, yang selalu membuatku kembali bersyukur akan kehebatan dan kebaikan Tuhan akan hidup yang kupunya. Seperti yang selalu terjadi, rumput tetangga akan selalu lebih hijau; kebahagiaan orang lain akan menjadi petaka saat kita tertimpa musibah, tetapi kebahagiaan kita tidak seberapa nilainya jika dibandingkan kebahagiaan orang lain. Dulu Ibu bilang 'kalau punya ilmu ya dibagi, apa gunanya kalau pinter sendiri?' walaupun pada akhirnya otak ini belum juga sanggup untuk dikategorikan pintar, tapi syukurku tidak terhitung bahwa dari ketidak-pintaranku Tuhan selalu menuntunku untuk terus bertanya dan mencari, mendapat dan membagi.

Orang tuaku selalu mengajarkan anaknya untuk berpikir sendiri apa yang terbaik untuk hidup mereka masing-masing, apa yang harus direncanakan, dilakukan, dan dipertanggung jawabkan. Dari semua pilihan yang sudah dipilih selama ini, Ayah tidak memberikan satu celahpun bagi anak-anaknya untuk mundur dari apa yang sudah dipilih, alasannya sederhana; karena hidup adalah perkara tanggung jawab, jadi bertanggung jawablah atas pilihanmu. Dan dalam hal ini, syukurku tidak terhitung bahwa Tuhan juga selalu memberikan orang-orang terbaik disekelilingku, dengan semua pelajaran yang mereka bawa untuk terus aku pelajari dan membuatku bersyukur atas hidupku.
Ada dua pesan yang selalu aku ingat dari Ayah & Ibu, yang selalu menjadi panutanku kemanapun aku pergi. 1, Ayah selalu bilang untuk selalu berpikir positive. You take control of your mind. Hanya pikir yang penting dan buang yang nggak akan mempengaruhi masa depan kita, bukan bermaksud untuk egois atau tidak perduli sekitar, tapi justru agar kita bisa lebih memilih hal mana yang harus menjadi prioritas pikiran dan mana yang harus dibuang. Dan kalau sudah memilih untuk berpikir positive, masalah apapun yang nantinya datang akan terasa jauh lebih ringan karena kita percaya bahwa masalah ada bukan untuk disesali, tetapi untuk dipelajari. 2, Ibu selalu bilang untuk selalu berbuat baik. Bukan untuk dibalas, tapi karena semua orang berhak untuk diperlakukan baik. Berbuat baik bukan berarti harus selalu mengalah, karena ketegasan itu tidak kalah pentingnya. Tetapi lebih kepada kebaikan yang membuat orang sadar bahwa mereka tidak pernah sendiri, karena kebaikan itu membuat kita merasa terus ditemani. Do good things and you will be surrounded by good things and good people.

Maybe I didn't count my blessings enough, and I don't think I could. But I thank God for every little thing that happened in my life, for every single blessing, for every one that came across my path, who told me to be better each day, who told me to be grateful, wiser, be better of what I got, take control of my anger, and how it feels to be loved.